Kuliah Tamu Prodi Informatika Universitas Khairun Bahas Transformasi Digital Pemerintahan: Peluang dan Tantangan bagi Lulusan Informatika
TERNATE – Program Studi Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Khairun, menyelenggarakan Kuliah Tamu dengan mengangkat tema “Transformasi Digital Pemerintahan: Peluang dan Tantangan bagi Lulusan Informatika”. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Muhammad Sarmin S. Adam, S.STP., M.Si. sebagai narasumber.
Kegiatan kuliah tamu ini menjadi salah satu upaya Program Studi Informatika dalam memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi serta penerapannya dalam penyelenggaraan pemerintahan di era transformasi digital.
Transformasi digital pemerintahan saat ini tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi dalam pelayanan publik, tetapi juga mencakup perubahan tata kelola, proses bisnis, pengelolaan data, integrasi sistem informasi, keamanan siber, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kondisi tersebut membuka peluang yang semakin luas bagi lulusan Informatika untuk berkontribusi dalam pembangunan pemerintahan berbasis digital.
Dalam pemaparannya, Dr. Muhammad Sarmin S. Adam, S.STP., M.Si. menjelaskan bahwa perkembangan pemerintahan digital membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga memahami kebutuhan organisasi, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan karakteristik masyarakat.
Menurutnya, lulusan Informatika memiliki posisi strategis dalam mendukung proses transformasi digital pemerintahan karena memiliki kompetensi dalam pengembangan aplikasi, pengelolaan basis data, analisis data, jaringan komputer, keamanan informasi, kecerdasan buatan, hingga pengembangan sistem informasi pemerintahan.
“Transformasi digital pemerintahan memberikan peluang yang besar bagi generasi muda, khususnya lulusan Informatika. Namun, peluang tersebut harus diikuti dengan kemampuan untuk memahami persoalan nyata di pemerintahan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Dr. Muhammad Sarmin S. Adam dalam pemaparannya.
Lebih lanjut, transformasi digital juga menghadirkan sejumlah tantangan. Di antaranya adalah kesiapan sumber daya manusia, integrasi dan interoperabilitas sistem, keamanan data, perlindungan informasi, kesenjangan infrastruktur digital, serta perubahan budaya kerja dalam organisasi pemerintahan.
Oleh karena itu, mahasiswa Informatika didorong untuk tidak hanya berorientasi pada penguasaan teknologi, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, adaptif, kolaboratif, dan mampu memecahkan permasalahan yang kompleks.
Kuliah tamu berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta berdiskusi mengenai perkembangan teknologi pemerintahan, peluang karier lulusan Informatika di sektor publik, pengembangan layanan digital, pengelolaan data pemerintahan, serta tantangan penerapan teknologi di daerah.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif praktis dari narasumber yang memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dengan demikian, mahasiswa dapat memahami bahwa kompetensi Informatika memiliki keterkaitan yang erat dengan berbagai sektor, termasuk pemerintahan dan pelayanan publik.
Koordinator Program Studi Informatika Fakultas Teknik Universitas Khairun, Dr. Ir. Muhammad Ridha Albaar, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan kuliah tamu merupakan bagian penting dalam memperkuat keterhubungan antara pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
“Mahasiswa Informatika harus dipersiapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi perancang, pengembang, dan inovator teknologi yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan di masyarakat dan pemerintahan,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa diharapkan dapat melihat secara lebih luas peluang pengembangan karier di bidang pemerintahan digital, sekaligus memahami kompetensi yang perlu dipersiapkan sejak berada di bangku kuliah.
Pelaksanaan kuliah tamu ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan kompetensi mahasiswa, khususnya dalam memahami perkembangan e-government, digital government, sistem informasi pemerintahan, tata kelola data, kecerdasan buatan, dan inovasi pelayanan publik berbasis teknologi.
Bagi Program Studi Informatika Fakultas Teknik Universitas Khairun, kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kemampuan profesional, serta mampu mengambil peran strategis dalam mendukung transformasi digital di tingkat lokal, regional, maupun nasional.
Melalui kegiatan kuliah tamu ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami bahwa transformasi digital pemerintahan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kontribusi akademisi, dunia industri, masyarakat, dan terutama generasi muda yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi.
Dengan demikian, lulusan Informatika Universitas Khairun diharapkan mampu menjadi bagian dari ekosistem transformasi digital yang menghadirkan inovasi teknologi sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.