Dosen Prodi Informatika Universitas Khairun Menjadi Narasumber pada Kegiatan BP3MI
Dosen dari Program Studi Informatika Fakultas Teknik Universitas Khairun dipercaya menjadi narasumber pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) dengan tema โPeran Dunia Pendidikan dalam Meningkatkan Pemahaman Generasi Muda Mengenai Penempatan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Khususnya di Provinsi Maluku Utaraโ yang berlangsung pada Jumat, 27 Agustus 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa, pelajar, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap isu perlindungan pekerja migran Indonesia. Acara ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya prosedur penempatan yang aman, legal, dan sesuai regulasi bagi calon pekerja migran Indonesia.
Dalam pemaparannya, narasumber dari Prodi Informatika Universitas Khairun menekankan pentingnya peran institusi pendidikan dalam membangun literasi digital, wawasan hukum, serta kesadaran generasi muda terkait peluang dan risiko bekerja di luar negeri.
โPerguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada generasi muda agar memahami proses penempatan pekerja migran secara legal dan aman, sekaligus meningkatkan kompetensi digital dan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja global,โ jelasnya.
Selain membahas perlindungan pekerja migran, materi yang disampaikan juga menyoroti pemanfaatan teknologi informasi dalam akses informasi ketenagakerjaan, verifikasi lowongan kerja, serta pentingnya penggunaan platform digital resmi untuk menghindari praktik penipuan dan perdagangan manusia.
Pihak BP3MI Maluku Utara menyampaikan apresiasi atas kontribusi akademisi dalam mendukung edukasi masyarakat, khususnya bagi generasi muda di Maluku Utara. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan lembaga pemerintah dinilai sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai perlindungan pekerja migran Indonesia.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, di mana peserta aktif menyampaikan berbagai pertanyaan terkait prosedur penempatan pekerja migran, perlindungan hukum, hingga peluang peningkatan kompetensi bagi calon pekerja migran Indonesia.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknik Universitas Khairun berharap kontribusi akademisi dapat terus memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap isu ketenagakerjaan dan perlindungan pekerja migran di Maluku Utara.